Jumat, 19 November 2010

CERPEN MEMANCING IKAN

MEMANCING IKAN

Di pagi yang cerah dan suasana yang sejuk, Indra pun menyambut nya dengan senang. Indra melihat Paman Doni di kebun yang sedang bergegas untuk memancing ikan, ''pagi Paman, mau mancing ya ?? aku boleh ikut tidak ??”, sapaan yang sungguh dengan senyum lebar yang di berikan Indra ke Paman nya. “pagi indra, heii kamu sudah bangun rupanya ?? iya nih, ayo ikut mancing, cepat mandi sana !! “.

Indra pun mandi dan menyiapkan umpan dan pancingan untuk memancing di danau. “Paman aku sudah siap ni”, ujar Indra dengan semangat, “ ayo cepat kita ke danau”.

Di perjalanan yang melewati hutan, mereka melihat seekor ular yang sangat besar, dan ular itu pun menghalangi jalan mereka menuju danau. “Paman lihat ada ular besar disana” wajah indra yang sangat kaget membuat dia tak tahan untuk menjerit ,,, wwwwwwwwwaaaaaaahhhhhhh ,,,.. “ husss dra jangan berisik, kita melewati nya secara perlahan-lahan saja”. Ujar paman dengan tegas.

Dengan hati-hati mereka melewati pinggir jalan setapak untuk menghindari gigitan ular yang sangat besar. “hhuuuhhh akhir nya paman kita bisa juga melewati nya hehehe ayo paman cepat aku sudah tidak sabar ingin memancing”. Ujar Indra.

Mereka pun melanjutkan perjalanan nya ke danau, sesampai nya disana mereka siap-siap untuk memancing“, pancingan ada, eehh lohh kok tidak ada umpan dra ??, Paman kaget . “ aduh Paman sepertinya umpan nya ketinggalan di kursi rumah maaf ya Paman ”, ujar Indra. “ ya sudah lah, lain kali periksa dulu barang yang akan di bawa ya, ayo kita cari cacing di pesisir danau”.

Mereka berdua mencari cacing di danau dan mereka mendapat kan banyak cacing untuk di jadikan umpan. Setelah itu mereka pun mancing.

“ayo kita mancing paman”,,,

tidak lama kemudian Paman Doni mendapatkan ikan yang besar sekali.

“assiikkk lihat Ndra Paman dapat ikan”, ujar paman sambil gembira

Dan Indra pun mendapatkan ikan, mereka berdua mendapat ikan-ikan yang banyak,

mereka memancing

sampai tidak ingat waktu.

“indra, ayo pulang ini sudah jam 3 sore bibi mu sudah menunggu mu di rumah tadi dia ke pasar jadi tidak sempat bertemu dengan mu “ ujar Paman.

“baik lah Paman.”

Mereka pulang dengan senang dan membawa ikan yang sangat besar-besar, Bibi Neni sudah menunggu keponakan nya pulang.

Dan merekapun membakar ikan, malam-malam dikebun nya...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar